KNPI Aceh Sayangkan Kekerasan di Gedung Dewan

Posted by Tuleh

KERICUHAN disertai aksi kekerasan dalam sidang paripurna DPR Aceh, Senin (8/12) malam dan Selasa (9/12) pagi, menimbulkan keprihatinan dari berbagai kalangan. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Aceh, Jamaluddin M Jamil ST menilai sikap itu menunjukkan keegoan dalam mempertahankan kepentingan jabatan.

“Kami sangat menyayangkan sikap anggota DPRA seperti kanak-kanakan yang berantem di hadapan publik. Pada intinya mereka lebih mementingkan egonya sendiri dan kelompoknya daripada memikirkan kepentingan umum. Padahal mereka dipilih dan digaji oleh rakyat,” kata Jamaluddin melalui siaran pers kepada Serambi Selasa (9/12).

Jamal menjelaskan, seharusnya anggota dewan harus bisa memanfaatkan waktu dan jabatan untuk memikirkan kepentingan dan kesejahteraan rakyat. “Ini baru lembaran awal, anggota DPRA sudah mempertontonkan sikap yang tidak elok depan rakyat, bagaimana ke depan?” ujar dia.

Seharusnya, lanjut Jamal, hal yang perlu diperhatikan dan dikawal oleh anggota dewan adalah persoalan terkait beberapa turunan UUPA yang hingga kini belum selesai. Selain itu, dewan juga harus mengawasi dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh sekitar Rp 150 triliun. “Kalau dana ini tidak baik diawasi oleh DPR, kita khawatirkan dana ini digunakan bukan untuk kesejahteraan rakyat,” pungkas Jamal.(mz)

Related Post



Posting Komentar